Diduga Diterkam Buaya, Seorang Remaja Hanya Ditemukan Ususnya






NUNUKAN, KOMPAS.COM - Tim Basarnas Kabupatern Nunukan, Kalimantan Utara, masih terus mencari Maulana, siswa kelas XI SMKN Negeri Tulin Onsoi, yang hilang di sungai Sebuku, Kamis (27/11/2014) lalu. Teman sekelasnya mengatakan, Maulana telah diterkam buaya.


Warga dilaporkan telah menemukan sebagian jenazah Maulana, yaitu berupa usus, di perairan Pembeliangan, kurang lebih 17 kilometer dari lokasi kejadian perkara.


“Bagian tubuh seperti usus dan lainnya ditemukan Jumat kemarin. Saat ini kami masih terus melakukan penyisiran di pinggir sungai yang banyak ditumbuhi nipah dan sawit.Tim dibantu perangkat desa Tulin Onsoi dan temen-teman sekolah Maulana menyisir dari tempat kejadian menuju hilir," kata Okta Fianto, kepala Badan Sar Nasional Kabupaten Nunukan, Sabtu ini.


Tim Basarnas sebelumnya kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak untuk mesin boad. “Namun tim banyak mendapat bantuan dari warga masyarakat desa Makarti Tulin Onsoi dan Pembeliangan. Semoga upaya SAR di hari ketiga ini bisa menemukan jenazah Maulana,” kata Oktafianto.


Maulana diduga diterkam buaya saat akan membersihkan tubuhnya usai mencari rumput sepulang sekolah pada Kamis lalu. Bersama empat rekannya, mereka membersihkan tubuh di sungai Sebuku.


“Saat buaya menyerang, posisi mereka masih di pinggir sungai. Namun tiba-tiba terdengar bunyi keras dan teman-teman korban hanya melihat ekor buaya masuk ke dalam bersama korban. Akhirnya temen-teman korban melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan kepala sekolah,” kata Oktafiano.


SUMBER


resiko hidup berdampingan dengan predator


Comments

Popular posts from this blog

[TRUE STORY] Surabayan Gigolo: Ternyata Si Tante tak Selalu Cari yg Jago di Ranjang

Pengakuan Para Gigolo Kelas Atas di Surabaya

Foto Topless Nan Seksi Ariel Tatum di Instagram Yang Bikin Heboh Media Sosial